Selasa, 06 Juli 2021

Mengenal Penyakit Campak

Campak


Campak dengan gejala demam, ruam pada kulit, maupun sakit tenggorokan biasanya dapat di temui dari berbagai usia.


Campak

Campak adalah penyakit menular yang mempunyai ciri khas munculnya ruam merah datar di seluruh tubuh penderitanya. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang serius dan bahkan fatal, terutama pada bayi dan anak kecil.

Penularan virus campak bisa terjadi melalui kontak langsung dengan penderita dan lewat udara. Virus campak pertama akan masuk ke saluran pernapasan, kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala pertama penyakit ini biasanya dimulai dengan demam selama 4-7 hari, diikuti dengan batuk serta hidung meler. Ruam merah datar kemudian mulai muncul di leher dan wajah, dan menyebar ke seluruh tubuh.

Sebelum ditemukan vaksin campak pada tahun 1963, epidemik terjadi di seluruh dunia tiap 2-3 tahun sekali. Diperkirakan terdapat 2,6 juta kematian setiap tahunnya akibat campak.Saat ini, penyakit campak bisa dicegah dengan menjalani vaksinasi. Meskipun angka penyakit sudah turun drastis, jumlah kematian akibat campak diperkirakan 100.000 jiwa per tahun, dengan angka kematian tertinggi pada anak berusia di bawah lima tahun (balita).


Tanda dan Gejala Campak

Gejala campak dapat berbeda-beda sesuai usia penderita dan penyebabnya. Namun secara umum, gejalanya berupa:

  • Demam

  • Batuk kering

  • Pilek

  • Nyeri tenggorokan

  • Mata merah

Bercak putih dengan warna kebiruan di bagian tengah. Bercak ini muncul di dalam mulut dan dikenal sebagai bercak Koplik.

Muncul ruam kulit datar berwarna merah yang kadang menyatu satu sama lain

Mungkin saja ada tanda dan gejala campak yang tidak disebutkan. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu yang mendera Anda, konsultasikanlah dengan dokter.


Tahap Perkembangan Campak

Infeksi virus yang menyebabkan penyakit campak memiliki beberapa tahap yang berkembang dalam 2-3 minggu. Tahap-tahap tersebut meliputi:

  • Infeksi dan inkubasi

Pada 10-14 hari pertama setelah infeksi virus campak terjadi, penderita akan mengalami masa inkubasi (durasi dari penularan penyakit hingga muncul gejala). Pada saat inkubasi ini, tidak ada gejala yang dirasakan penderita.

Tanda dan gejala yang tidak spesifik

Campak dimulai dengan gejala demam ringan yang sering disertai oleh batuk, hidung berair, mata merah, dan sakit tenggorokan. Gejala ini biasanya muncul selama 2-3 hari.

  • Sakit dan ruam

Ruam terdiri dari bintik-bintik merah kecil, dan sebagian terlihat seperti bercak. Titik dan bercak ini mengelompok dan menyebabkan kulit tampak berwarna merah.Campak akan muncul pertama kali pada wajah. Dalam beberapa hari, ruam akan menyebar ke tangan dan tubuh, lalu ke paha, betis serta telapak kaki.Di saat yang sama, penderita akan mengalami demam yang naik secara drastis sekitar 40-41 derajat Celcius.Ruam campak lalu mulai menghilang dari wajah, dan yang terakhir di paha dan telapak kaki.

  • Periode penularan

Penderita dapat menularkan virus campak pada orang lain dalam waktu delapan hari. Penyebaran ini dimulai empat hari sebelum ruam muncul dan berakhir pada empat hari setelahnya.


Penyebab Campak 

Penyebab utama campak adalah infeksi virus rubeola yang berasal dari family paramyxovirus. Virus ini hidup di lendir hidung dan tenggorokan anak atau orang dewasa yang terinfeksi.

Ketika penderita campak batuk, bersin, atau berbicara, percikan air liur atau ingusnya akan muncrat ke udara. Orang lain bisa tak sengaja menghirup percikan tersebut dan tertular.

Percikan cairan juga bisa hinggap dan menempel di permukaan benda-benda, dan dapat bertahan hingga beberapa jam.

Apabila Anda menyentuh benda yang sudah terkontaminasi virus campak tersebut dan memegang mata, hidung, atau mulut, Anda dapat terinfeksi.Di samping mewaspadai proses penularan tersebut, beberapa faktor risiko campak di bawah ini juga perlu diwaspadai:

  • Tidak mendapat vaksin campak

  • Melancong ke daerah yang memiliki angka kasus campak yang tinggi

  • Mengalami kekurangan vitamin A. Penderita kondisi ini akan mengalami gejala campak yang lebih parah dan lebih rentan terkena komplikasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Penyakit Ebola

Ebola ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi Ebola Ebola adalah penyakit mematikan yang tepatnya ...