Selasa, 06 Juli 2021

Mengenal Penyakit Chikungunya

Chikungunya

 

Chikungunya merupakan penyakit virus yang ditularkan melalui nyamuk.

Chikungunya

Chikungunya adalah infeksi virus yang ditularkan oleh nyamuk dan menyebabkan demam dan nyeri sendi secara mendadak. Nyamuk yang dapat menularkan penyakit ini antara lain adalah nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus.

Tanda dan gejala lain termasuk lemas, sakit otot, sakit kepala, pembengkakan sendi, dan ruam. Tanda dan gejala dari chikungunya biasanya muncul dalam 3-7 hari setelah pasien digigit oleh nyamuk yang terinfeksi.

Setiap orang bisa mengalami chikungunya, mulai dari bayi, orang tua, maupun individu dengan kondisi medis tertentu seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit jantung.

Tidak ada vaksin untuk mencegah demam chikungunya, dan belum ada pengobatan antivirus yang efektif. Langkah pencegahan adalah cara terbaik untuk menghindari penyakit ini.

Meski begitu, chikungunya jarang menyebabkan komplikasi serius. Untuk meringankan nyeri serta demam, pasien disarankan beristirahat, serta mengonsumsi cairan dan obat-obatan seperti acetaminophen dan ibuprofen.


Tanda dan Gejala Chikungunya

Gejala umum chikungunya meliputi:

  • Demam tinggi yang sering terjadi secara mendadak

  • Nyeri otot dan sendi

  • Pembengkaka sendi

  • Sakit kepala

  • Mual

  • Ruam

  • Peradangan di mata bagian iris (uveitis anterior atau posterior)

Gejala biasanya muncul 3-7 hari setelah digigit oleh nyamuk yang terinfeksi. Kebanyakan penderita akan merasa lebih baik dalam seminggu. Namun pada beberapa orang, nyeri sendi dapat bertahan selama lebih dari sebulan.

Kasus kematian sangat jarang terjadi pada penyakit chikungunya, meski gejala yang dialami bisa berat dan dapat menyebabkan kelumpuhan sementara. Jika pernah mengalami infeksi chikungunya, maka orang tersebut biasanya kebal terhadap infeksi selanjutnya.


Penyebab Chikungunya

Virus Chikungunya ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus. Kedua nyamuk ini juga menularkan virus demam berdarah. Namun pada virus chikungunya penularannya jauh lebih cepat dibanding virus lainnya yang dapat ditularkan oleh nyamuk.

Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus dapat terinfeksi virus ketika menggigit dan mengisap darah orang yang sudah terinfeksi oleh virus chikungunya. Di dalam tubuh nyamuk, virus tersebut akan menggandakan diri dan menyebar ke jaringan sekunder termasuk kelenjar ludah.

Itulah sebabnya, gigitan nyamuk yang terinfeksi pada manusia dapat menularkan virus tersebut. Sementara itu, virus chikungunya tidak dapat ditularkan secara langsung antarmanusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Penyakit Ebola

Ebola ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi Ebola Ebola adalah penyakit mematikan yang tepatnya ...